Mengenai Saya

Jumat, 17 Juli 2020

RPP Fikih Kelas X


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Madrasah                                : MA MA’ARIF 01 KEBUMEN
Mata Pelajaran                        : Fikih
Kelas/ Semester                       : X/ II
Materi Pokok                          : Memperagakan Tata Cara Pengurusan Jenazah
Alokasi Waktu                        : 2 x 45 Menit
Hari/ tanggal                           : Rabu, 10 Oktober 2018

I.        Kompetensi Inti
KI 1         :  Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
          KI.2         : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, responsiv, pro aktif, menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam semesta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
        KI.3         : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingin tahu tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
  KI.4                    : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah kongkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.






II.     Kompetensi Dasar dan Indikator
       
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
1.2         Meyakini syariat Islam tentang                                                                                                             kewajiban penyelenggaraan jenazah


1.2.1 Mnerima syari’at  Islam tentang kewajiban penyelenggaraan jenazah.
2.2         Memiliki rasa tanggung jawab tentangkewajiban penyelenggaraan jenazah

2.2.1.      Menunjukkan perilaku tanggung jawab tentang kewajiban penyelenggaraan jenazah dalam kehidupan sehari-hari.

4.2         Memperagakan tata cara penyelenggaraan jenazah

4.2.1        Memperagakan tata cara memandikan Jenazah
4.2.2        Memperagakan tata cara mengkafani jenazah
4.2.3        Memperagakan tata cara mensholati jenazah
4.2.4        Memperagakan tata cara  menguburkan jenazah


             
III.           Tujuan Pembelajaran
1.              Siswa mampu memperagakan cara memandikan jenazah dengan benar
2.              Siswa mampu memperagakan tata cara mengkafani jenazah dengan benar
3.              Siswa mampu memperagakan tata cara mensholati jenazah dengan benar
4.              Siswa mampu memperagakan tata cara  menguburkan jenazah dengan benar
Karakter siswa yang diharapkan : Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan Model Discovery Learning metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Peserta didik dapat : menjelaskan pengertian, hukum, Had, dan hikmah diharamkannya minuman khamar dengan penuh tanggung jawab, bekerja keras, jujur, dan kekompakan.



IV.             Materi Pembelajaran
a.      Materi Pembelajaran Reguler
1.      Cara Memandikan Jenazah
a)      Ambil kain penutup dan gantikan dengan kain basahan sehingga aurat utamanya tidak kelihatan
b)      Mandikan jenazah pada tempat yang tertutup
c)      Pakailah sarung tangan dan bersihkan jenazah dari segala kotoran
d)     Ganti sarung tangan yang baru,lalu bersihkan seluruh badannya dan tekan perutnya perlahan-lahan jika jenazah tidak dalam kondisi hamil
e)      Tinggikan kepala jenazah agar air tidak mengalir kearah kepala
f)       Masukan jari tangan yang telah dibalut dengan kain basah kemulut jenazah, gosok giginya, dan bersihkan hidungnya, kemudian wudhukan seperti halnya wudhu untuk sholat
g)      Siramkan air ketubuh yang sebelah kanan dulu, kemudianke sebelah kirinya
h)      Mandikan jenazah dengan air sabun dan air mandinya yang terakhir dicampur dengan wangi-wangian
i)        Perlakukan jenazah dengan lembut ketika membalik dan menggosok anggota tubuhnya
j)        Memandikan jenazah satu kali jika dapat membasuh keseluruh tubuhnya, itulah yang wajib. Sunnah mengulanginya beberapa kali dalam bilangan ganjil
k)      Jika keluar najis dari jenazah itu setelah dimandikan dari badannya,wajib dibuang dan dimandikan kembali. Jika keluar najis setelah diatas kain kafan, tidak perlu diulang untuk mandinya, tetapi cukup untuk mmbuang najisnya saja
l)        Keringkan tubuh jenazah setelah dimandikan dengan kain atau handuk sehingga tidak membasahi kafannya.
m)    Selesai mandi, sebelum dikafani berilah wangi-wangian yang tidak mengandung alkohol, pemberian wangian untuk jenazah sebaiknya menggunakan kapur barus.
2.      a. Cara Mnegkafani Jenazah Laki-Laki
a)      Bentangkan kain kafan sehelai demi sehelai, yang paling bawah lebih lebar dan luas. Masing-masing helai diberi kapur barus
b)      Angkatlah jenazah dalam keadaan tertutup dengan kain dan letakan diatas kain kafan memanjang lalu diberikan wangi-wangian
c)      Tutuplah lubang-lubang yang mungkin masih mengeluarkan kotoran dengan kapas
d)     Selimutkan kain kafan sebelah kanan yang paling atas, kemudian ujung lembar sebelah kiri. Selanjutnya, lakukan selembar demi selembar dengan cara yang lembut.
e)      Ikatlah dengan tali yang sudah disiapkan sebelumnya dibawah kain kafan tiga atau lima ikatan. Lepaskan ikatan setelah dibaringkan diliang lahat.
f)       Jika kain kafan tidak cukup menutupi seluruh badan jenazah, tutupkanlah bagian auratny. Bagian laki-laki yang terbuka auratnya boleh ditutup dengan rerumputan atau daun.
b.      Cara Mengkafani Jenazah Perempuan
a)      Susunlah kain kafan yang sudah dipotong-potong untuk masing-masing bagian dengan tertib. Kemudian angkatlah jenazah dalam keadaan tertutup dengan kain dan letakkan diatas kain kafan sejajar, serta taburi dengan wangi-wangian atau dengan kapur barus
b)      Tutup lubang-lubang yang mungkin masih mengeluarkan kotoran dengan kapas
c)      Tutuplah kain pembungkus pada kedua pahanya
d)     Pakaikan sarung (cukup disobek saaja, tidak dijahit)
e)      Pakaiakan baju kurungnya (cukup disobek saaja, tidak dijahit)
f)       Dandanilah rambutnya tiga dandanan, lalu julurkan kebelakang
g)      Pakaikan penutup kepalanya (kerudung)
h)      Membungkusnya dengan lebar kain terakhir dengan cara menemukan kedua ujung kain kiri dan kain kanan lalu digulung kedalam.
c.       Mensholatkan Jenazah
Islam sangat megedepankan persaudaraan sehingga sekalipun salah satu kerabat yang sudah meninggal dunia dan sudah dikuburkan  akan tetapi nilai persaudaraan itu masih bisa dirasakan.
        Semua syarat wajib dan sahnya shalat fardu menjadi syarat dalam shalat jenazah, kecuali waktu sholat. Setelah berdiri kemudian mulai sholat dengan takbiratul ihram dan niat, kemudian membaca surah fatihah, takbir kedua membaca sholawat nabi, takbir ketiga membaca doa untuk si mayat, takbir keempat membaca doa kemudian salam.
d.      Menguburkan Jenazah
Sebelum proses penguburan jenazah, sebaiknya lubang kubur dipersiapkan terlebih dahulu, dengan kedalaman minimal 2 meter agar bau jasad yang membusuk tidak tercium sampai keatas.
b.      Materi Pembelajaran Pengayaan
Materi pengayaaan dilakukan apabila ada siswa yang nilainya sudah menuhi KKM (7,5).
e.       Materi Pembelajaran Remidial
Materi pembelajaran remidial diambil dari materi pemebelajaran reguler. Guru memberi materi remidial dengan cara melihat materi mana siswa itu belum tuntas. Pemberian materi remidial kepada siswa dengan cara:
a.       Guru menjelaskan kembali kepada siswa hanya materi yang mana siswa belum mencapai KKM (7,5).
b.      Peer Teaching

V.     Metode Pembelajaran
1.      Ceramah
2.      Cemonstrasi
3.      Diskusi
4.      Penugasan
VI.    Media dan Alat, dan Bahan Pembelajaran
Media Pembelajaran :
1.       Power Point Transmition,
2.      Buku Siswa
Alat Pembelajaran
1.      Spidol
2.      Whiteboard
3.      Laptop
4.       LCD projector
Bahan Pembelajaran
1.      Boneka                  5. Kapur barus
2.      Kain Kafan            6. Daun Kelor
3.      Ember                    7. Minyak Wangi
4.      Gayung                 

VII.Sumber Pembelajaran
1.      Ahmad Alfan.2014. Buku Siswa Fikih Madrasah Aliyah Kelas X. Jakarta. Kementrian Agama. Hlm. 19-21
2.      M. Nashiruddin Al-Albawi, 1999. Tuntunan Lengkap Mengurus Jenazah. Jakarta. Gema Insani. Hlm.61








VIII.       Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
No
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
1
a.       Kegiatan Pendahuluan
10    enit

a.       Guru mengucapkan salam diteruskan berdo’a
b.      Guru mengabsensi peserta didik
c.       Guru mempersiapkan fisik dan psykis peserta didik dengan pembahasan materi minggu lalu.
d.      Guru menjelaskan tujuan mempelajari materi serta kompetensi yang akan dicapai
e.       Guru menjelaskan langkah – langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
f.       Guru membentuk kelompok diskusi
2
Kegiatan Inti


70 Menit


a.      Berfikir Kritis dan Literasi
b)      Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang tata cara penyelenggaraan jenazah
b.      Berfikir Kritis
a)      Peserta didik membaca buku Fikih Kelas X tentang tata cara penyelenggaraan jenazah
b)      Peserta didik menjawab pertanyaan guru tentang tata cara penyelenggaraan jenazah
c.       Berfikir Kritis, Kreatif dan Komunikasi
a)      Siswa di bagi menjadi 4 kelompok.
b)      Masing – masing kelompok berdiskusi dan memperagakan tentang tata cara penyelenggaraan jenazah
Kelompok 1 :Membahas tentang Memperagakan tata cara memandikan Jenazah
    Kelompok 2 : Membahas tentang Memperagakan tata cara mengkafani jenazah
    Kelompok 3 : Membahas tentang Memperagakan tata cara mensholati jenazah
    Kelompok 4 : Membahas tentang memperagakan tata cara menguburkan jenazah
d.        Karakter
a)      Masing – masing kelompok secara bergantian memaparkan hasil diskusi dan kelompok lain memberikan tanggapannya.
e.         Kreatif
a)      Peserta didik meringkas materi tentang tata cara penyelenggaraan jenazah


3
Kegiatan Penutup


10    enit

a.      Peserta didik dibawah bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran tetang tata cara penyelenggaraan jenazah
b.      Guru mengadakan refleksi terhadap materi pembelajaran dalam bentuk tanya jawab untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan
c.       Guru mengadakan penilaian hasil belajar tentang pemahaman terhadap tata cara memandikan Jenazah, Memperagakan tata cara mengkafani jenazah, Memperagakan tata cara mensholati jenazah,Memperagakan tata cara  menguburkan jenazah
d.      Guru memberikan umpan balik berdasarkan penilaian proses dan hasil pembelajaran
e.       Guru memberikan reward kepada kelompok terbaik
f.       Guru menyampaikan materi yang akan datang
g.      Guru mengucapkan salam dan membaca hamdallah bersama peserta didik






IX. Penilaian Otentik
1. Teknik
Penilaian Sikap Spiritual
a.       Teknik Penilaian   : Observasi Guru
b.      Bentuk penilaian  : Terlampir
c.       Kisi-kisi
Penilaian Sikap Sosial
a.       Teknik Penilaian   : Observasi Guru
b.      Bentuk Instrumen            : Terlampir
c.       Kisi-kisi
Penilaian Pengetahuan
a.       Teknik Penilaian   : praktik
b.      Bentuk Instrumen            : Terlampir

























Kebumen, 4 Oktober 2018
Guru Pamong

Praktikan



Turprayitno, S.Ag




Nurhakim
NIM. 15115559



Mengetahui,
Kepala Madrasah





Muhdir, M.Pd.I.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar